Istilah-Istilah Kebahasaan Terkait Tradisi Kawin Lari di Bayan Kabupaten Lombok Utara

Language Terms Related to Elopement Traditions in Bayan North Lombok District

Penulis

  • Pebi Ramanda Putra Universitas Mataram
  • Sukri Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Mataram, Indonesia
  • Saharudin Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Mataram, Indonesia

Kata Kunci:

kawin lari (memulang), satuan lingual, makna

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk serta makna yang terkandung dalam bentuk-bentuk kebahasaan yang menandai tradisi kawin lari (memulang) yang ada di desa Loloan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode cakap/wawancara dan simak. Sementara analisis data mengunakan metode padan intralingual dan padan ekstralingual dengan membedakan teknik hubungan banding menyamakan (HBS) dan teknik hubung banding membedakan (HBB). Hasil kajian menemukan bahwa istilah kebahasaan tradisi kawin lari (memulang) terdiri dari kata dan frasa, sementara makna yang tercermin pada istilah kebahasaaan terdiri dari tiga jenis makna, yakni makna leksikal, makna gramatikal, dan makna kultural.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-06-30

Cara Mengutip

Putra, P. R., Sukri, & Saharudin. (2024). Istilah-Istilah Kebahasaan Terkait Tradisi Kawin Lari di Bayan Kabupaten Lombok Utara: Language Terms Related to Elopement Traditions in Bayan North Lombok District. Jurnal Bastrindo, 5(1), 30–46. Diambil dari https://bastrindo.jurnal.unram.ac.id/index.php/jb/article/view/1732

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.